1 Mar 2017
13 Feb 2017
25 Nov 2013
Perayaan Dies Natalis FISIP UNSOED ke-28
(25/11) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Poltik (FISIP) Universitas Negeri Jenderal Soedirman (UNSOED) merayakan hari jadinya yang ke-28. Dengan tidak melepaskan unsur eduasi FISIP UNSOED di pagi harinya mengadakan Seminar Nasional dalam rangka dies natalisnya. Dan malam harinya, sebagai acara puncak FISIP UNSOED menggelar pementasan yang diisi oleh mahasiswa-mahasiswa FISIP sendiri. Tidak hanya penampilan dari mahasiswa-mahasiswa FISIP, ada juga penampilan spesial dari Arda NAFF diakhir pementasan.
Arda NAFF
22 Mar 2013
USDAN MB BPS 2013
Tahun ini gue dapet kepercayaan jadi pengurus. Baru pertama kali jadi pengurus gue langsung ditunjuk jadi KABID (kepala bidang). Jadi sekarang gue di Marching Band Bahana Putra Soedirman ga hanya sebagai player, tapi gue juga sebagai pengurus (Kepala Bidang Usaha Dana)
1 Feb 2013
ALASAN
aku beranjak dari sadar
kaki menginjak tanah yang entah apa
dan dimana
sadarku hilang tidak memahaminya
alasan apa yang menggores
menghadap jurang
dan tidak mungkin raga diam
harus ku lalui hingga ke seberang
tidak ingin disini
namun tidak ada alasan untuk menjadi alasan
dan menghadap jurang adalah alasan
Karya
: Doni Saputra
HIDUP, MATI, SAMA SAJA
Sakit disetiap nafas, berontak tak
berdaya
Sama saja
Memejam adalah pilihan, namun tak
pernah selesai
Sama saja
Ramai namun sendiri, Caci maki tegak
berdiri
Sama saja
Jika aku janin, aku tak ingin keluar
Tak ada yang ditawarkan dunia
Selain…
Masalah
Masalah
Masalah
Karya : Doni Saputra
4 Nov 2012
"Goes to BMBC" Bersama Marching Band Bahana Putra Soedirman
![]() |
| Marching Band Bahana Putra Soedirman |
30 Okt 2012
Performance di LLA XIII SMAN Situraja bersama UNLIMIT
Alhamdulilah, Performance kita di LLA XIII SMAN Situraja lancar dan sukses. semua Viewers antusias dan menikmati semua lagu-lagu yang kami bawakan.
Lagu-lagu yang kami bawakan pada saat itu yang pertama untuk Opening kami membawakan lagu Main Serong dari The Changchuters. Dengan lagu itu kami berhasil membuat suasana menjadi riang dan
15 Agu 2012
Hentikan Kebiasaan "Menyogok" Anak dengan Barang Mahal
Orangtua zaman
sekarang dinilai mudah mengalah pada permintaan anak-anak mereka dalam soal
hadiah dan gadget. Mereka membelikan keinginan anaknya setiap kali
mereka meminta.
"Generation Give-In" menjadi gaya pengasuhan yang saat ini banyak dianut oleh ibu dan ayah yang merasa bersalah karena memiliki jam bekerja panjang. Para orang tua dengan gaya pengasuhan ini secara terang-terangan mengakui, mereka tak ingin anak-anak mereka diejek apalagi hingga mengalami bullying di sekolah karena tidak memiliki gadget terbaru.
"Generation Give-In" menjadi gaya pengasuhan yang saat ini banyak dianut oleh ibu dan ayah yang merasa bersalah karena memiliki jam bekerja panjang. Para orang tua dengan gaya pengasuhan ini secara terang-terangan mengakui, mereka tak ingin anak-anak mereka diejek apalagi hingga mengalami bullying di sekolah karena tidak memiliki gadget terbaru.
Tracy Fletcher
dari Skipton Building Society, yang melakukan penelitian, mengatakan:
"Orang tua secara alami prihatin anak-anak mereka dalam urusan
persahabatan. Mereka ingin anaknya diterima secara baik di dalam dan luar dari
sekolah."
6 dari 10 orang
tua mengakui bahwa mereka membelikan anak-anak mereka barang tren terbaru
segera setelah mereka memintanya.17 persen mengatakan mereka tidak ingin
mengecewakan anak-anak mereka, ketika mereka berada di bawah tekanan teman
sebaya di sekolah untuk memiliki sesuatu.
"Dan jika
mereka berpikir mereka dapat membantu anak menjadi lebih populer, mereka akan
melakukannya. Sayangnya, ini tampaknya berarti menghabiskan jumlah tak terbatas
uang pada games, tren terbaru dalam mode, dan gadget."
Alasan lain
orang tua adalah upah dalam dorongan untuk melakukan pekerjaan rumah. Alasan
ini menyebabkan orang tua di Inggris rata-rata menghabiskan hampir 500 poundsterling
(sekitar 7,5 juta rupiah) setahun untuk hadiah buat anak mereka.
Hasil penelitian juga menunjukkan orang tua dari anak usia lima sampai sembilan membelikan mainan yang mahal. Anak-anak berusia 10 hingga 12 akan merengek pada ibu dan ayahnya meminta Xbox, PS3, gadget dan sepatu bola. Sedangkan yang berusia 13 sampai 15 beralih ke iPhone, iPads, ponsel, dan game komputer.
Enam dari
sepuluh orang juga mengakui penting bagi mereka bahwa anak mereka bisa 'cocok'
dengan teman-teman mereka, dan 34 persen mengaku membelikan barang yang
dimiliki temannya..
Meski demikian,
lebih dari setengah orang tua mengakui bahwa anak mereka jauh lebih dimanjakan
daripada mereka saat kecil. Pada masa lalu, orang tua mereka hanya akan
membelikan barang baru saat ulang tahun.
Menurut orang
tua yang disurvei barang yang perlu untuk anak-anak modern adalah
televisi di kamar tidur mereka,handheld game consoles, laptop dan smart
phone. Barang lain yang menurut mereka juga harus dimiliki anak-anak
adalah sepasang sepatu yang mahal (16 persen), Lalu seperempat dari orang tua
menyatakan anak mereka harus memiliki game terbaru komputer. 19 persen
berpikir bahwa anak-anak harus memiliki setidaknya sebuah mp3 player. Jajak
pendapat itu menemukan fakta bahwa, selain hadiah berupa pakaian, mainan dan
permainan, orang tua juga mengeluarkan uang yang cukup besar untuk uang saku.
Tracy pun
mengingatkan, "Ini merupakan kepuasan instan yang bisa memiliki
konsekuensi di masa depan juga, karena anak-anak akan tumbuh tak menghargai uang,
atau belajar mengelolanya secara efektif."
Bagaimana
menurut Anda, di Indonesia? Apakah Anda termasuk ke dalam tipe "Generation
Give-In" orang tua?
sumber: female.kompas.com
13 Agu 2012
Jalur Ujian Tulis SNMPTN 2013 "DIHAPUSKAN"
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA
-- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan akan
menghapus jalur ujian tulis pada Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri
(SNMPTN) pada 2013. Latar belakang kebijakan ini, selain guna melakukan
efisiensi waktu dan anggaran, juga sebagai pelecut untuk memperkokoh nilai
rapor dan menguatkan kredibilitas Ujian Nasional (UN).
"Tujuannya adalah integrasi pendidikan nasional. Nantinya calon mahasiswa tak perlu lagi melaksanakan dua kali ujian untuk masuk ke perguruan tinggi. Setelah lulus UN, para siswa langsung bisa dipromosikan sekolah untuk mengikuti SNMPTN jalur undangan," kata Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemendikbud, Djoko Santoso, Senin (2/4).
Kebijakan tersebut membuat seleksi nasional sebanyak 60 persennya melalui jalur undangan saja. Sebelumnya, kuota 60 persen ini dibagi dua dengan jalur ujian tulis. Sedangkan 40 persen seperti tahun-tahun sebelumnya diserahkan kepada tiap tiap-tiap Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
"Tahun ini jalur undangan sudah mencapai 35 persen. Oleh karena itu tahun depan diharapkan bisa 60 persen sesuai dengan Peraturan Menteri Nomor 34 tahun 2010," katanya.
Djoko juga berharap kebijakan ini dapat dijadikan pelecut lebih untuk mewujudkan nilai rapor dan nilai UN yang kredibel. Seperti diketahui, jalur undangan ditentukan oleh nilai rapor dan nilai UN yang dikombinasikan. "Jika sudah berjalan tentu kita harus percaya pada nilai rapor dan UN," ujarnya.
"Tujuannya adalah integrasi pendidikan nasional. Nantinya calon mahasiswa tak perlu lagi melaksanakan dua kali ujian untuk masuk ke perguruan tinggi. Setelah lulus UN, para siswa langsung bisa dipromosikan sekolah untuk mengikuti SNMPTN jalur undangan," kata Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kemendikbud, Djoko Santoso, Senin (2/4).
Kebijakan tersebut membuat seleksi nasional sebanyak 60 persennya melalui jalur undangan saja. Sebelumnya, kuota 60 persen ini dibagi dua dengan jalur ujian tulis. Sedangkan 40 persen seperti tahun-tahun sebelumnya diserahkan kepada tiap tiap-tiap Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
"Tahun ini jalur undangan sudah mencapai 35 persen. Oleh karena itu tahun depan diharapkan bisa 60 persen sesuai dengan Peraturan Menteri Nomor 34 tahun 2010," katanya.
Djoko juga berharap kebijakan ini dapat dijadikan pelecut lebih untuk mewujudkan nilai rapor dan nilai UN yang kredibel. Seperti diketahui, jalur undangan ditentukan oleh nilai rapor dan nilai UN yang dikombinasikan. "Jika sudah berjalan tentu kita harus percaya pada nilai rapor dan UN," ujarnya.
Jakarta,
Padek—Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
(Kemendikbud) menetapkan formulasi baru dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan
Tinggi Negeri (SNMPTN) 2013 mendatang. Tahun depan, SNMPTN hanya dilakukan
dengan jalur undangan. SNMPTN jalur tulis dihapus.
Kebijakan menetapkan menghapus SNMPTN jalur ujian tulis merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Pendidikan Nasional No 34 Tahun 2010. Dalam Peraturan Menteri tersebut dinyatakan penerimaan mahasiswa baru di PTN melalui dua skema, yaitu SNMPTN dan/atau jalur mandiri.
Dihubungi di Jakarta kemarin, Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud Djoko Santoso menuturkan, pihaknya memang akan menghapus SNMPTN jalur tulis untuk tahun depan.
Dia menerangkan sesuai dengan peraturan meteri, tahun
depan seleksi masuk PTN dibagi menjadi dua. Yaitu SNMPTN dengan pagu 60 persen
dari total kuota nasional, dan seleksi jalur mandiri dengan pagu 40 persen.
Mantan rektor ITB itu menegaskan, pagu 60 persen untuk SNMPTN tadi dilaksanakan dengan jalur undangan semuanya. ”Untuk yang jalur mandiri (40 persen dari kuota, red) kita serahkan ke majelis rektor,” ucap Djoko. Nantinya seluruh kampus negeri melalui majelis rektor diberi wewenang untuk mengelola, apakah sebagian dari pagu seleksi mandiri akan dipakai jalur tulis secara nasional atau digabung sekalian dengan jalur undangan.
Djoko mengingatkan, pagu 60 persen untuk SNMPTN itu
adalah batas bawah atau minimum. Artinya, jalur SNMPTN ini boleh lebih dari
pagu yang ditetapkan itu. Sedangkan pagu 40 persen untuk jalur mandiri itu
adalah batas atas.
Ketentuan menghapus SNMPTN jalur ujian tulis menurut Djoko menjadi bagian dari skema menjadikan nilai ujian nasional (UN) sebagai ketentuan penerimaan mahasiswa baru. ”Kita mendukung integrasi nilai UN untuk acuan menerima mahasiswa baru,” kata dia. Seperti diketahui, dalam SNMPTN jalur undangan mahasiswa yang diterima dilihat dari nilai UN dan rapor semester III, IV, dan V.
Djoko lantas menjelaskan, skema SNMPTN 2013 yang seluruhnya untuk jalur undangan harus benar-benar diperhatikan pihak sekolah. Sebagai perbandingan, Djoko mengatakan dalam SNMPTN tahun ini pagu mahasiswa baru yang diterima melalui jalur undangan hanya 35 persen, sisanya untuk SNMPTN jalur ujian tulis.
Menurut Djoko, ada konsekuensi tinggi pada sistem baru SNMPTN 2013 nanti. Yaitu, pihak sekolah dilarang main-main untuk mengatrol nilai siswa. Sebab, risiko untuk sekolah yang terbukti mengatrol nilai rapor siswa dilarang ikut SNMPTN jalur undangan selama tiga tahun berturut-turut.
Dampak dari aturan ini, siswa lulusan sekolah yang di-blacklist panitia SNMPTN karena curang hanya bisa masuk PTN melalui jalur mandiri. Akibatnya, seperti diketahui biaya kuliah untuk jalur mandiri ini biasanya lebih mahal dibandingkan jalur SNMPTN. ”Perubahan sistem ini adalah bentuk meningkatnya kepercayaan kami. Mohon jangan dirusak,” kata dia. (wan/jpnn)
3 Jun 2012
30 Mei 2012
Puisi puisi Soe Hok Gie
Sebuah Tanya
“akhirnya semua akan tiba
pada suatu hari yang biasa
pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui
apakah kau masih berbicara selembut dahulu?
memintaku minum susu dan tidur yang lelap?
sambil membenarkan letak leher kemejaku”
pada suatu hari yang biasa
pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui
apakah kau masih berbicara selembut dahulu?
memintaku minum susu dan tidur yang lelap?
sambil membenarkan letak leher kemejaku”
(kabut tipis pun turun pelan-pelan di lembah kasih, lembah mendala wangi
11 Mei 2012
Start a Band - Pick a Name
Start a Band!
Jadi, kamu berada di sini karena kamu suka nge-band?
Atau baru berpikir untuk mulai nge-band?
Atau pernah berhayal bisa nge-band?
“Band Stairway to Greatness” mulai dari artikel ini
akan membantu kalian! Hohoho
Pick a Name
Mari berandai andai, kamu bisa memainkan gitar, atau
setidaknya mampu memainkan salah satu alat musik, kamu menonton salah satu
idolamu di atas panggung besar dengan audio yang wah dan lighting yang super
memadai, penonton mengeluelukan idolamu dan angan anganmu melangkah ke atas
awan. Aku ingin jadi seperti mereka.
16 Feb 2012
Download Lagu-lagu UNLIMIT
Hai Teman-teman, nih dengerin lagu-lagunya band gue ya...
(^.^) Thanks Before
15 Feb 2012
JENIS-JENIS CINTA
Dari beberapa hasil survey, saya menemukan beberapa kesimpulan tentang cinta menurut pendapat saya sendiri. Setelah saya spesifikan, ternyata cinta itu ada empat jenis:
Cinta Monyet, jenis Cinta ini hanya sekedar suka dan haya sekedar ingin memiliki. Setelah benar-benar memiliki, ya sudah saja. Tidak ada pikiran bagaimana cara untuk dia mempertahankan yang telah dia miliki itu. Dan cenderung mudah berpaling hati. Saat melihat/menemukan yang labih dari yang sebelumnya (biasanya fisik atau karena komunikasi nyambung) dia akan cepat bilang SUKA. Dengan kata lain, belum ada pendirian untuk para penganut jenis cinta ini.
TRIK KENA TILANG
TRIK KENA TILANG-Denda yang tercantum dalam KUHP Pengguna Jalan Raya tidakmelebihi 50ribu! dan dananya RESMI MASUK K KAS NEGARA
oleh Rinaldy Ardana Harahap pada 15 Februari 2012 pukul 7:04 ·
[TRIK KENA TILANG]
dikutip dari temen yang liat blog temen lainnya, semoga bermanfaat :
Beberapa waktu yang lalu sekembalinya berbelanja kebutuhan, saya sekeluargapulang dengan menggunakan taksi. Ada adegan yang menarik ketika saya menumpangtaksi tersebut, yaitu ketika sopir taksi hendak ditilang oleh polisi. Sempatteringat oleh saya dialog antara polisi dan sopir taksi.
oleh Rinaldy Ardana Harahap pada 15 Februari 2012 pukul 7:04 ·
[TRIK KENA TILANG]
dikutip dari temen yang liat blog temen lainnya, semoga bermanfaat :
Beberapa waktu yang lalu sekembalinya berbelanja kebutuhan, saya sekeluargapulang dengan menggunakan taksi. Ada adegan yang menarik ketika saya menumpangtaksi tersebut, yaitu ketika sopir taksi hendak ditilang oleh polisi. Sempatteringat oleh saya dialog antara polisi dan sopir taksi.
11 Feb 2012
Bukan Déjà vu Biasa
Aku lagi-lagi mengalami déjà vu. Déjà vu adalah sebuah frasa Perancis dan artinya secara harafiah adalah "pernah lihat / pernah merasa". Maksudnya mengalami sesuatu pengalaman yang dirasakan pernah dialami sebelumnya. Hari ini aku mengalami dua kali déjà vu dalam waktu yang berdekatan. Namun aku yakin, aku memang benar-benar pernah melihat déjà vu ku ini di bunga tidurku.
Kejadiannya aku sedang berada di dalam mobil ayahku. Seperti biasa aku menemani ayahku mengantarkan penumpang-penumpangnya. Déjà vu ku alami saat perjalanan dari Jakarta menuju Sumedang. Aku sedang
10 Feb 2012
CHORD GUITAR UNLIMIT - PERLAHAN TERBUNUH MATI
6 Feb 2012
UANG SUDAH BERKUASA
Uang…
Uang, uang, dan uang….
Secara tidak sadar, kini hidup dipengaruhi oleh uang. Kita melakukan semua hal juga karena uang dan untuk uang. Kita bisa hidup karena ada uang, kita bisa belajar karena uang, dan kini kita belajar juga untuk uang. Ujaran “uang bukan segalanya” 99% bohong. 1% benar, saat digunaka pada awal berasmara. Tapi jika sudah beranjak ke pelaminan tetap saja uang mendominasi dipikiran kita. Begitu juaga yang sedang dialami oleh orang tua-orang tua zaman sekarang. Pikiran orang tua kita di dominasi oleh uang.
5 Feb 2012
BIDIK MISI DENGAN SNMPTN BUKAN JALUR YANG BERBEDA
Jujur, saya ingin tertawa ketika saya mendengar “ka, saya ingin ikut Bidik Misi tapi juga mau mencoba ikut SNMPTN Undungan” dan “ka, saya tidak ikut ke Bidik Misi. Saya mau ikut SNMPTN Undangan saja”. Jadi selama ini mereka menganggap bahwa Bidik Misi dan SNMPTN Undangan merupakan jalur yang berbeda. Baik, disini saya akan menjelaskan setahu saya mengenai masalah di ini. You can replace this text by going to "Layout" and then "Page Elements" section. Edit " About "






































